WhatsApp milik Facebook digunakan lebih dari 1 miliar pengguna setiap hari. Tetapi meskipun basis konsumen besar seperti itu, tidak ada banyak yang dilakukan Facebook untuk menghasilkan uang dari layanan pesan instannya itu.

WhatsApp Bisnis diluncurkan tahun lalu untuk membantu pebisnis untuk menjangkau pelanggannya melalui aplikasi pesan instan tesebut. Dalam perkembangan terakhir, WhatsApp mengumumkan bahwa mereka akan mulai membebani pebisnis untuk pesan yang mereka kirim kepada pengguna.

Sebuah bisnis akan dapat mengirim pesan hanya setelah pengguna menghubungi mereka terlebih dahulu. Chat gratis selama 24 jam pertama, tetapi diharuskan membayar sejumlah uang untuk pesan yang dikirim setelah jangka waktu itu berakhir.

Meskipun ini cara yang baik bagi perusahaan untuk mendapatkan uang, namun hal ini juga dapat mengurangi jumlah pesan yang tidak perlu yang memotong chat pengguna.

WhatsApp juga memperkenalkan tombol chat sekali klik yang dapat ditambahkan ke situs web atau ditampilkan melalui iklan Facebook dari tempat pengguna dapat langsung membuka chat WhatsApp bisnis.

Aplikasi pesan instan juga akan memungkinkan pebisnis untuk menawarkan dukungan teknologi real-time jika mereka mau. Juga, setelah pengguna memberikan nomor mereka ke pebisnis, mereka akan dapat mendorong hal-hal seperti konfirmasi pengiriman atau boarding pass melalui WhatsApp.

Memonetisasi WhatsApp, merupakan langkah yang diharapkan dari Facebook. Terutama, setelah perusahaan mengungkapkan pertumbuhan yang lambat.