SHARE

Google mencoba mengambil perhatian di Build 2018 dengan merilis Android Things 1.0 – sistem operasi yang dirancang khusus untuk perangkat Internet of Things (IoT).

Android Things pertama kali diumumkan pada tahun 2016. Hal ini memungkinkan pengembang memanfaatkan Asisten Google, Google Cast, dan pengetahuan pembelajaran mesin perusahaan.

 

Platform ini akan menggunakan infrastruktur back-end raksasa pencarian guna mendapatkan update software, API pengembang, dan dukungan hardware bersertifikat. Daftar platform yang didukung termasuk System-on-Modules (SoMs) berdasarkan Qualcomm SDA212, Qualcomm SDA624, NXP i.MX8M, dan platform perangkat keras MediaTek.

 

Google berjanji menawarkan dukungan jangka panjang dengan memberikan update stabilitas dan keamanan selama tiga tahun. Platform ini akan menemukan rumahnya di berbagai perangkat seperti speaker pintar yang akan datang dari LG dan iHome, display pintar dari Lenovo, LG, dan JBL, dll.

Namun, sepertinya tidak terbatas pada perangkat konsumen biasa. Ada banyak hal lain. Misalnya, Mirego menggunakan Android Things untuk menghasilkan tampilan foto besar yang ditujukan untuk tempat umum. Byteflies yaitu docking station besar yang secara aman mentransmisikan data kesehatan yang dapat dipakai cloud.