SHARE

Meskipun para pengembang merasa senang dengan berita beberapa Chromebook mereka dapat menjalankan aplikasi Linux seperti Android Studio , Google diam-diam memperkenalkan sesuatu yang lain untuk pengembang dengan menggunakan Mac, Windows atau Linux yakni: Preview emulator Chrome OS di Android Studio .

Pada halaman support Android Studio, Google menjelaskan cara memasang mode emulasi Chrome OS dalam IDE pengembangan Android-nya.

Langkahnya cukup sederhana: Kunjungi situs akan dipandu untuk menambahkan dua repositori di add-on Android Studio SDK dan biarkan Android Studio download dan pemasangan atau bisa ikuti langkah berikut.

Cara Instalasi emulator Chrome OS di Android Studio

  1. Di Android Studio, pilih Tools > SDK Manager .
  2. Klik tab SDK Update Sites .
  3. Klik Tambahkan + di bagian kanan window.
  4. Masukkan nama dan URL berikut, lalu klik OK:
    Chrome OS Repository: https://storage.googleapis.com/chrome_os_emulator/addon2-1.xml
  5. Klik Tambahkan + lagi.
  6. Masukkan nama dan URL berikut, lalu klik OK:
    Chrome OS System Images: https://storage.googleapis.com/chrome_os_emulator/sys-img2-1.xml
  7. Klik Appy.
  8. Klik tab SDK Tools dan pilih kotak centang untuk Chrome OS device.
  9. Klik OK untuk menginstal perangkat Chrome OS.

Google Tambahkan Emulator Chrome OS ke Android Studio, Ini Cara Installnya

Google Tambahkan Emulator Chrome OS ke Android Studio, Ini Cara Installnya

Untuk preview saat ini, hanya Pixelbook dan layar 12,3-inci 2400 x 1600 yang dapat diclone; Anda bisa menemukannya di tab Tablet. Untuk saat ini image OS Android yang didukung untuk emulator Chrome OS ada Android Nougat 7.1.1 (Chrome OS 65).

Google Tambahkan Emulator Chrome OS ke Android Studio, Ini Cara Installnya

Mengapa Google menambahkan emulator Chrome OS ke Android Studio? Inilah yang dikatakan Google:

“Jika Anda ingin mengembangkan dan menguji aplikasi Anda di perangkat Chrome OS, seperti Pixelbook, tetapi Anda tidak memiliki perangkat keras, Anda dapat menggunakan perangkat Chrome OS virtual pada Android Emulator.”

Karena kini aplikasi Android didukung di Chromebook, hal ini memungkinkan pengembang Android membuat dan menguji aplikasi untuk digunakan di perangkat Chrome OS, meskipun mereka tidak memiliki Chromebook atau Chromebox. Dalam arti, hampir kebalikan dari Chrome OS yang mendapatkan Android Studio.

Ini artinya adalah Google akhirnya memperlakukan perangkat Chrome OS seperti warga kelas satu ketika datang banyak pengembang aplikasi Android dan kini Chrome OS.