Google Tantang Developer Membuat Aplikasi untuk Google Assistant

0
149

Chromplex, Google Assistant diumumkan Google pada event I/O tahun lalu. Jika dilihat Google Assistant merupakan upgrade dari Google Now, mungkin kamu lebih familiar dengan perintah suara “OK Google” yang sering kamu gunakan. Namun Google Assistant telah memanfaatkan AI dan didesain agar lebih personal.

Saat ini Google Assistant tidak hanya digunakan pada perangkat smartphone saja, namun juga digunakan pada perangkat Google Home dan aplikasi Google Allo. Dan pada pada Google I/O 17 Mei lalu Google Assistant pun resmi hadir untuk perangkat iOS.

Pada bulan Desember 2016 yang lalu Google meluncurkan “Actions on Google”, sebuah platform pengembangan untuk Google Assistant. Dan pada bulan April 2017, SDK Google Assistant dirilis. Dengan terbukanya API untuk Google Assistant maka developer pihak ketiga bisa mengintegrasikan aplikasi atau hardware IoT mereka ke Google Assistant. Bersamaan dengan hal tersebut banyak perusahaan yang kini mulai membuat perangkat smart home-nya yang terintegrasi dengan Google Assistant seperti iRobot, LG, General Electric, D-Link dan masih banyak lagi.

Untuk mendukung pengembangan Google Assistant ini pada Google I/O 17 Mei yang lalu Google mengumumkan kompetisi Actions on Google Developer. Pada kompetisi ini kamu (developer) ditantang untuk membuat aplikasi untuk Google Assistant pada Google Home atau perangkat Android dan iPhone. Tidak tanggung-tanggung, Google menyediakan banyak hadiah

Peringkat pertama akan memenangkan trip ke Kampus Google di Mountain View, tiket ke Google I/O 2018, mencicipi makanan di kefetaria Google, bertemu dengan tim Google Assistant dan membawa uang tunai USD 10000.
Peringkat kedua akan memenangkan sejumlah uang USD 7500 dan perangkat Google Home.
Peringkat ketiga akan memenangkan sejumlah uang USD 5000 dan perangkat Google Home.
Tidak hanya itu 20 pemenang lainnya juga akan mendapatkan hadiah dengan nominal yang berbeda beda USD 1500-5000 berdasarkan kategorinya masing-masing. Kategorinya ialah

Best app by students
Best easter eeg
Most fun distraction
Best sound effects
Best persona
Crows favorite
Best voice only interaction
Best parenting app
Most adaptive app
Best life hack
Best API.AI app
Best Converse.ai app
Best DashBot app
Untuk kamu developer di Indonesia memang Google Home belum dipasarkan di Indonesia, dan Google Assistant pun masih terbatas di perangkat Google Pixel, iOS, atau Nexus dengan sistem operasi Android terbaru. Google Assistant belum mendukung Bahasa Indonesia, baru bahasa Inggris, Jerman dan Korea yang didukung. Untuk menjajal Google Assistant kamu bisa mencoba meng-install aplikasi Google Allo.

Google Tantang Developer Membuat Aplikasi untuk Google Assistant

Jika kamu tertarik mengikuti challenge ini, kamu bisa mendaftar disini. Challenge-nya sudah dibuka sejak Google I/O 17 Mei lalu. Deadline kamu men-submit karya kamu yaitu tanggal 31 Agustus 2017. Pada bulan September akan dilakukan penilaian dan pada kuartal 4 tahun ini atau sekitar akhir tahun ini pemenang diumumkan.