Hackintosh Alternatif Sistem Operasi Mac OS dan Windows untuk PC

0
309

Bagi sebagian orang yang akrab dengan dunia komputer dan lebih khusus lagi yang suka utak-atik software, mungkin kata ini cukup familiar. Namun tidak menutup kemungkinan masih banyak juga yang masih asing dengan istilah ini.

Kata hackintosh sebenarnya merujuk pada kata Macintosh (Sistem Operasi milik Apple) yang dijual bundling/ jadi satu dengan produk komputer/ hardware dari Apple.

Kata hack sendiri muncul karena sejak lama Sistem operasi OS Macintosh hanya dapat diaplikasikan pada komputer keluaran apple saja, dan tidak bisa diinstal secara mandiri di komputer PC biasa, layaknya sistem operasi WIndows dan Linux.

Oleh karena sistem OS Macintosh yang memang dirancang untuk hardware Apple, maka ada beberapa developer software yang secara khusus melakukan patching/ memodifikasi kode pemrograman yang sebelumnya hanya di aplikasi di komputer Apple Mac, kemudian dapat diaplikasikan ke komputer biasa dengan beberapa pendekatan khusus.
Oleh karena proses patching ini, maka pada developer software ini kemudian diberi sebutan sebagai Hacker, dan produk yang dihasilkan sebagai Hackintosh, yaitu sistem operasi Macintosh yang di’hack’ untuk dipalikasikan / dapat diinstal pada komputer PC biasa.

Proses HAckintosh ini sebenarnya sudah berjalan sejak sistem operasi OSX Tiger, dimana ada saat itu terjadi peralihan kontrak Apple untuk tidak menggunakan processor Power PC dari IBM, dan beralih ke processor dari Intel yang saat itu menggunakan Dualcore.

Perubahan platform hardware ini menjadi peluang para developer software yang meyakini bahwa bila OSX Tiger menggunakan hardware Intel DUalcore, maka OSX Tiger juga dapat di install di hardware PC biasa di platform Intel. Semenjak keluaran OSX Tiger, maka muncul Distro yang lebih berani di OSX Leopard dan seterusnya.

Hackintosh Alternatif Sistem Operasi Mac OS dan Windows untuk PC

Istilah DISTRO kemudian populer di kalangan hackintosher. DISTRO merujuk pada OSX yang telah dipatching secara khusus sehingga dalam satu paket installer (DVD atau Flashdisk USB) telah terdapat bootloader yang dapat booting langsung di PC.

Sedangkan pada saat sebelum adanya distro, para hackintosher harus secara manual menggunakan bootloader terpisah, dan installer OSX versi Asli (disebut versi RETAIL). semenjak itu ada beberapa developer yang terkenal dengan distro-distronya. Ada beberapa yang cukup terkenal dengan produk distronya yang free seperti : iAtkos, Hazard, Niresh, iDeneb, iRimbi, dll.

Hingga kini distro hackintosh masih bermunculan dan banyak digunakan sebagai alternatif menginstall OSX di PC biasa. Walaupun ada metode install dengan versi RETAIL di PC biasa, tapi menginstall versi DISTRO dirasa lebih mudah dan cepat, utamanya bagi pemula yang tidak ingin ribet dengan segala permasalahan hackintosh.