SHARE

Setelah lumayan lama tidak posting materi virtualisasi, kali ini saya akan posting lagi. Beda dengan sebelumnya yaitu VMWare dan Proxmox, kali ini saya akan membahas teknologi virtualisasi milik Citrix yaitu Xen Server. Wah apa lagi tuh? Daripada penasaran mari simak postingan berikut.

Citrix Xen Server

XenServer merupakan server virtualization platform dari Citrix yang berbasis Linux, untuk mengoptimalkan Windows dan linux virtual server, dimana semuanya memerlukan kemampuan membuat dan manage sebuah virtual infrastructure.

Apa itu Xen? Xen adalah open source virtual machine manager & monitor, dikembangkan di University of Cambridge. Dibuat dengan tujuan untuk menjalankan sampai dengan seratus sistem operasi ber-fitur penuh ( full featured OSs) di hanya satu komputer. Virtualisasi Xen menggunakan teknologi paravirtualisasi menyediakan isolasi yang aman, pengatur sumberdaya, garansi untuk quality-of-services dan live migration untuk sebuah mesin virtual.

XenServer jalan langsung di hardware server tanpa memerlukan sistem operasi. XenServer bekerja di element-element yang sederhana dari physical Machine (seperti hard drives, resources and ports) dan mengalokasikan ke virtual machines (VMs) yang sedang berjalan.

Sedangkan XenCenter yaitu fitur milik Xen yang berfungsi untuk memanage XenServer hosts, pools dan shared storage dan deploy, manage dan monitor Virtual Machines dari Windows Desktop Machine

Fitur-fitur Xen Server

  1. Multi-Server Management
  2. Role Based Administration
  3. Performance Alerting And Reporting
  4. Live Vm Migration
  5. Live Storage Migration
  6. Host Failure Protection
  7. Host Power Management
  8. Memory Overcommit
  9. Heterogeneous Resource Pools
  10. Site Recovery

Untuk lebih jelasnya pada website Xen Server sendiri menjabarkan fitur-fitur yang dimilikinya

Mengenal Teknologi Virtualisasi : Citrix Xen Server

Sekian, semoga bermanfaat.

sumber : disini