SHARE

Di artikel ini saya akan berbagi info cara menghasilkan uang dari jual foto smartphone. Tidak butuh kamera profesional nan mahal untuk bisa menjual foto hasil jepretan kalian, karena sekarang sudah ada perusahaan foto stok yang khusus menjual foto hasil jepretan smartphone dan tablet.

Lebih baik lagi, perusahaan tersebut menyediakan aplikasi yang bisa digunakan pada Android dan iOS, sehingga fotografer bisa memotret dan mengirim foto dengan mudah, langsung menggunakan smartphone.

Kalau kalian suka memotret dan ingin bisa menghasilkan uang dari foto hasil jepretan kalian, tapi tidak punya kamera profesional, maka kalian perlu membaca artikel ini sampai selesai.

Sudah ada beberapa perusahaan yang khusus menerima dan menjual foto-foto jepretan smartphone atau tablet. Kontributor dari perusahaan ini bisa mendapatkan fee antara 20% sampai 70% dari setiap foto yang terjual.

Satu foto bisa dijual dengan harga antara $10 bahkan sampai $500 jika foto tersebut otentik dan sedang banyak dicari.

Belum lagi, satu foto bisa dijual berkali-kali, sehingga kontributor bisa dapat fee berkali-kali selama foto-foto mereka terus terjual.

Karena itulah, menjual foto stok bisa jadi cara yang menguntungkan untuk menghasilkan uang.

Tertarik untuk menghasilkan uang dengan foto smartphone?

Dibawah adalah daftar 6 perusahaan/website foto stok yang bisa jadi pilihan pengguna smartphone atau tablet untuk menjual foto hasil jepretan:

1. Alamy

Apllikasi tersedia untuk pengguna iOS.

Customer utama dari perusahaan Alamy adalah perusahaan koran, majalah, dan perusahaan penerbit. Oleh karena itu, Alamy mengklaim perusahaannya sebagai agen foto stok terbesar di dunia. Alamy memiliki mobile app yang bernama Stockimo, walau saat ini baru tersedia untuk pengguna iOS.

Harga untuk menjual foto di Alamy terbilang sangat tinggi, bisa mencapai $500 untuk foto otentik yang sedang banyak dicari. Sementara foto lainnya, rata-rata dijual seharga $90 per foto. Dan fee untuk fotografer adalah sebesar 20% flat per foto yang terjual.

Fotografer bisa dapat fee lebih banyak karena setiap foto yang mereka kirim bisa dijual berkali-kali. Tapi tidak semua foto bisa dijual di Alamy, karena setiap foto yang diupload harus melalui rangkaian proses persetujuan terlebih dahulu.

Stockimo hanya menerima foto hasil jepretan smartphone, tablet, atau gadget sejenis. Kalau kontributor ingin mengirim foto hasil jepretan kamera lain, maka bisa dikirim ke website Alamy.

2. Depositphotos

Apllikasi tersedia untuk pengguna Android dan iOS.

Depositphotos merupakan salah satu web penyedia foto stok paling popular. Depositphotos memiliki mobile app bernama Clashot yang tersedia bagi pengguna Android dan iOS.

Pengguna aplikasi Clashot bisa mengupload foto apapun tanpa harus melewati proses legalisasi atau aturan yang ribet. Semua foto yang diupload akan langsung bisa diakses oleh pengguna aplikasi Clashot dan yang menjelajahi website Depositphotos.

Tapi, hanya foto-foto yang sesuai kriteria yang akan dijual oleh Depositphotos atau Clashot. Pengguna Clashot atau Depositphotos yang fotonya terjual, akan mendapatkan fee untuk setiap foto yang terjual.

3. Foap

Aplikasi tersedia untuk pengguna Android dan iOS.

Aplikasi Foap bisa didownload gratis dari Google Play Store.

Foap mengaku bahwa customer mereka adalah perusahaan-perusahaan besar seperti Mastercard, Volvo, dan Hyatt. Untuk setiap foto yang terjual, Foap berbagi fee kepada para kontributornya sebesar 50% flat.

Kontributor bisa mengupload foto dalam jumlah banyak, dan setiap foto bisa dijual oleh Foap berkali-kali, sehingga kontributor bisa mendapatkan fee berkali-kali lipat selama menjual foto mereka salkan tetap laku.

4. Fotolia

Apllikasi tersedia untuk pengguna Android dan iOS.

Sebagai penyedia foto stok yang cukup besar, Fotolia juga memiliki mobile app bernama Fotolia Instant yang tersedia untuk pengguna Android dan iOS.

Fee yang diberikan kepada kontributor adalah sebesar 20% sampai 60%  untuk setiap foto yang terjual. Besaran fee-nya tidak sama untuk setiap foto yang terjual, karena Fotolia memberlakukan perhitungan fee yang cukup rumit dengan adanya aturan foto ranking dan kesepakatan ekslusif.

5. IconZoomer

Apllikasi tersedia untuk pengguna Android dan iOS.

Aplikasi bisa didownload gratis melalui Google Playstore.

Perusahaan IconZoomer berjalan sesuai sistem pendaftaran (assignment based system). Di mana IconZoomer akan mengumumkan jenis dan kriteria foto yang mereka butuhkan, lalu fotografer akan mengirim foto yang sesuai kriteria tersebut.

Setelah itu, fotografer akan diberikan 5 kredit untuk setiap foto yang diterima dan disetujui oleh IconZommer. Kredit tersebut kemudian bisa ditukar dengan uang tunai, hadiah, atau bisa juga digunakan untuk donasi amal.

6. SnapWire

SnapWire sebenarnya mengklaim diri sebagai website anti foto stok (anti stock photography site), karena memiliki kebijakan yang berbeda dari website foto stock lainnya.

SnapWire bangga dengan aturan mereka yang hanya menerima foto-foto unik, otentik, dan berkualitas tinggi. Namun SnapWire tidak membatasi diri hanya menerima foto hasil jepretan kamera profesional.

SnapWire menerima foto hasil jepretan smartphone atau tablet, selama foto tersebut berkualitas tinggi sesuai kriteria mereka.

SnapWire juga dikenal sebagai website yang memberikan fee tinggi kepada para kontributornya, yaitu sebesar 50% sampai 70% untuk setiap foto yang terjual. Tentu lebih tinggi dibanding website foto stok yang lain.

Untuk kalian yang hobi motret dan ingin menghasilkan uang dari hasil jepretan kalian, tapi tidak punya kamera profesional, maka 6 aplikasi smartphone diatas bisa jadi solusinya.

Keuntungan dari menjual foto stok melalui smartphone adalah:

  • Pertama, smartphone bisa dipegang 24 jam setiap hari sehingga bisa digunakan untuk memotret kejadian atau hal-hal menarik yang terjadi di sekitar kapan saja.
  • Kedua, foto bisa langsung diedit di smartphone (jika perlu diedit dahulu) menggunakan aplikasi foto editor.
  • Ketiga, langsung upload foto ke aplikasi foto stok untuk dijual.

Semuanya hanya perlu menggunakan smartphone, tidak serepot menggunakan kamera khusus.

Meski begitu, menjual foto stok bukan tanpa kesulitan sama sekali.

  • Pertama: perusahaan foto stok hanya akan menjual foto-foto berkualitas yang sesuai kriteria mereka, sehingga foto-foto yang dikirim oleh kontributor harus melalui proses evaluasi terlebih dahulu.
  • Kedua: setiap perusahaan memiliki ribuan foto yang dipajang di galeri toko mereka, sehingga kontributor harus bersaing dengan cara mengirim foto yang tepat.

Maka kirimlah foto yang sesuai dengan kategori penjualan dan sedang banyak dicari, atau sebaliknya, kirim foto bertema unik yang berbeda dari foto kebanyakan sehingga menarik perhatian orang.

Kalau tidak yakin dengan kemampuan fotografi sendiri, maka belajarlah fotografi mulai dari sekarang. Bisa dengan cara belajar otodidak gratis, bisa juga dengan cara mengambil kursus berbayar dari fotografer profesional.

Tapi kalau tak ada dana untuk kursus dari profesional, maka manfaatkanlah sarana belajar gratis. Ada banyak website penyedia tutorial dan ebook fotografi gratis yang bisa dicari di google. Beberapa website foto stok juga menyediakan tutorial gratis untuk kontributor mereka.

Manfaatkanlah fasilitas tersebut untuk belajar fotografi,, dan mulailah jual foto kalian untuk menghasilkan uang dari sekarang. Kalau foto kalian ditolak oleh satu aplikasi, cobalah aplikasi yang lain. Jangan mudah menyerah.