SHARE

Akhir tahun di bulan Juni lalu, CEO Facebook Mark Zuckerberg memberikan sebuah pernyataan misi baru , namun sudah terlambat baginya untuk mencoba mengubah bagaimana bekerja di kantor Facebook. Meskipun tidak dipublikasikan, Cambridge Analytica sudah menggunakan data dari jutaan pengguna untuk profil pemilih dan tujuan lainnya.

Setelah data baru-baru ini disalah gunakan, pendiri Facebook dan CEO Mark Zuckerberg mengundurkan diri dari perusahaan. Sementara pengunduran dirinya dibuat, jelas menjadi kejutan besar bagi semua orang. Zuckerberg secara terbuka memberi tahu dunia melalui sebuah posting di Facebook.

Seperti dikatakan sebelumnya, perusahaan sudah berada dititik didihnya dan Mark Zuckerberg berada di tengah kontroversi ini. Dalam sumber, Facebook sedang dipaksa oleh beberapa pemegang saham mayoritas untuk membuang Zuckerberg dari dewan perusahaan sejak lama. Jadi, keputusan ini mungkin merupakan hasil dari tekanan terus menerus.

Heboh! Pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg Mengundurkan Diri

Facebook menghadapi masalah yang lebih kecil di masa lalu dan mencoba untuk menyingkirkan masalah secara perlahan. Kali ini, tim PR perusahaan gagal mengatasi masalah ini.

“Sejak pelanggaran Cambridge menjadi pusat perhatian, Facebook kehilangan sekitar $100 miliar nilai pasar. Jika saya tidak mengambil langkah ekstrim, jumlah ini bisa mencapai $200-300 miliar, ”tulis Zuckerberg di Facebook.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis hari ini, Facebook mengatakan bahwa untuk saat ini, CEO perusahaan Sheryl Sandberg akan mengambil tanggung jawab CEO. Perusahaan belum memberikan rincian lebih lanjut.

Update: Mark Zuckerberg baru saja mengeluarkan pernyataan baru tentang masa depan Facebook. Baca di sini .

Heboh! Pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg Mengundurkan Diri

Yah, saya akan jelaskan apa-apa lagi, hehehe. ?

Faktanya, terima atau tidak, Mark Zuckerberg tidak akan kehilangan pekerjaannya dalam waktu dekat. Sebagai ketua dewan Facebook, dia mengontrol 87% saham voting dan dia harus memilih sendiri keluar untuk meninggalkan perusahaan.