hardwareheadlinenewsteknologi

Poco vs Xiaomi: Bagaimana Poco Akan Bersaing Dengan Perusahaan Induknya?

Xiaomi sub-merek Poco baru-baru ini diumumkan sebagai merek independen oleh mantan. Poco diluncurkan oleh Xiaomi pada Agustus 2018 dan Poco F1 adalah satu-satunya smartphone yang diluncurkan dengan sub-merek. Poco bertujuan untuk menghadirkan smartphone berfitur fitur dengan prosesor terbaru dengan harga yang menengah. Poco F1 diluncurkan dengan harga Rs 20.000 dan menampilkan prosesor Qualcomm Snapdragon 845, RAM 8 GB yang menjadikannya salah satu yang paling bernilai uang saat itu.

Dalam sebuah wawancara dengan Gadget360 , General Manager Poco India C Manmohan mengatakan bahwa setelah menjadi merek independen, Poco akan berupaya mempertahankan filosofi dengan melakukan perbaikan sesuai dengan umpan balik pelanggan dan tren pasar aktif.

Poco akan tergantung pada Xiaomi

Manmohan menyatakan bahwa dalam waktu dekat, Poco akan memiliki tim produknya sendiri, tim pemasaran, dan tim penjualan tetapi akan menggunakan nama Xiaomi yang sudah mapan pada tahap awal untuk membangun pasar mereka. Dia juga mengatakan bahwa untuk saat ini, Poco akan beroperasi dari kantor Xiaomi tetapi segera perusahaan akan membuat identitas independennya dalam segala hal.

Poco akan memberikan dukungan pelanggan untuk Poco F1 seperti yang dijanjikan sebelumnya dan perubahan yang telah dilakukan perusahaan dalam beberapa minggu terakhir tidak akan menghambat layanan Poco untuk pengguna F1.

Xiaomi vs Poco

Konsep utama yang telah dibuat karena Poco menjadi perusahaan independen adalah bahwa sekarang akan bersaing dengan Xiaomi sebagai saingan. Sebagaimana dibagikan oleh Manmohan, hal pertama yang akan dilakukan Poco untuk membuktikan keberadaannya secara individual adalah bahwa perusahaan akan fokus untuk menciptakan kehadiran online-nya.

Dia mengatakan, segera pengguna akan mengalami situs web independen dan toko online Poco resmi karena perusahaan tidak akan menjual ponsel Poco melalui salah satu toko online Mi. Selanjutnya, Poco akan fokus pada pembuatan saluran offline untuk kenyamanan pelanggannya.

Tantangan terbesar bagi Xiaomi adalah bahwa Poco telah mengumpulkan fanbase besar dan orang-orang di seluruh dunia sangat bersemangat untuk peluncuran Poco F2 atau telepon Poco yang akan datang.

Xiaomi harus membuat smartphone yang dapat mengalahkan smartphone Poco mendatang dalam hal spesifikasi, fitur, konfigurasi, dan terutama harga. Tantangan terbesar Poco adalah menghasilkan smartphone yang bisa membuat penyok di otoritas Xiaomi yang sudah mapan di segmen smartphone kelas menengah.

Poco F2

Poco F2 adalah salah satu smartphone yang paling ditunggu-tunggu oleh Poco dan penerus Poco F1 dapat diluncurkan oleh perusahaan pada kuartal pertama tahun 2020. Namun, Manmohan mengatakan bahwa tiga ponsel Poco sedang dalam jalur pipa dan yang pertama akan akan dirilis pada kuartal pertama tahun 2020. Beberapa hari yang lalu, sebuah perangkat bernama Poco F2 ditemukan di GeekBench tetapi perusahaan belum membuat pengumuman resmi mengenai smartphone tersebut.

Poco juga akan bekerja untuk menciptakan strategi pemasaran yang unik dengan membuang yang sebelumnya diikuti ketika itu adalah sub-merek. Selain itu, perusahaan berencana untuk meluncurkan smartphone yang terjangkau untuk memiliki pegangan yang kuat di pasar.

Sending
User Review
0 (0 votes)

Android and Web Developer, Pernah mendedikasikan diri menjadi developer CMSID