SHARE

Dengan asumsi Anda akan membuat situs web atau memulai sebuah blog , Anda mencari dan memikirkan jenis web hosting apa yang Anda butuhkan.

Shared Hosting, Hosting Cloud, Hosting Dedicated atau VPS mana yang Anda pilih?

Tapi pertama, sebelum lebih jaug ketahui dasar-dasarnya.

Apa itu Web Hosting?

Sederhananya, web hosting adalah tempat situs Anda akan diletakan di Internet .

Sebagian besar file Anda (dokumen, gambar, perangkat lunak dll) berada di komputer / laptop pribadi Anda.

Hanya kamu yang bisa mengaksesnya kan? Jika Anda ingin menunjukkan file tersebut kepada orang lain, Anda harus sharing file tersebut.

Nah, web hosting sebagai layaknya sharing ‘file’ Anda ke banyak orang.

Situs Anda adalah berisi ‘file’ dan intinya disiapkan di internet agar dapat dilihat orang. Jadi, alih-alih sharing file situs web yang rumit ke orang-orang, agar mereka dapat melihat situs web Anda dengan mudah, maka alamat sharing agar lebih mudah diganti dengan URL. Sebagai contoh, URL situs web saya adalah http://www.kopas.id.

Mengapa saya membutuhkan web hosting?

Cukup banyak bahasan tentang hal ini sebelumnya, berikut penjelasan lain mengapa membutuhkan web hosting.

Web hosting memungkinkan Anda menampilkan semua konten situs web Anda di internet; Hal ini memungkinkan setiap orang melihat apa yang Anda upload, entah itu situs web profesional, blog, atau hanya beberapa gambar.

Alih-alih mengirim file ke orang, Anda meng-host kan file-file tersebut secara online, sehingga orang lain dapat mengaksesnya. Dari segi blog, alih-alih menulis dokumen offline dengan menuliskannya ke web situs semua orang bisa langsung membacanya secara online – mudah .

Oh, faktanya jika Anda sharing dokumen ke semua orang, tidak semua orang membacanya! Karna internet sangat terbuka dan bisa diakses oleh siapapun, serta memungkinkan semua orang di seluruh dunia untuk membaca blog anda.

Menggunakan Web Hosting: TIDAK Gratis …

Seperti biasa, penggunaan web hosting: Akan dikenakan biaya sejumlah uang.

Harga bisa sangat bervariasi dari Rp.30rb per bulan sampai Rp.1jt per bulan, tapi saya akan menjelaskan semuanya di paragraf berikutnya. Singkatnya, tanpa web hosting Anda tidak akan bisa mengatur situs Anda agar bisa dibaca. Seperti mengagumkan Anda telah membuat halaman web yang baru saja Anda buat tetapi berada di laptop / PC, dan hanya ANDA yang dapat melihatnya. Dengan demikian, Anda memerlukan hosting.

Apa saja perbedaan jenis-jenis Web Hosting? Mana yang harus saya pilih?

Itu pertanyaan yang rumit. Semuanya berawal pada satu pertanyaan sederhana: digunakan untuk apa?

Apakah Anda membuat situs web bisnis? Menjalankan blog? Menampilkan sekumpulan foto (sedang memikirkan membuat Instagram berikutnya)?

Pertama, ada empat solusi hosting utama – Shared, Dedicated, VPS dan Cloud hosting .

Tidak semua tergantung pada kebutuhan hosting, tapi banyak juga tergantung pada biaya. Seperti yang Anda bayangkan, shared hosting sedikit lebih murah daripada dedicated hosting, jadi terserah Anda untuk menimbang pro dan kontra dan mencari tahu mana yang terbaik untuk Anda.

Nah, saya akan menjelaskan pro dan kontra, jadi yang harus Anda lakukan hanyalah membacanya, lalu pilih salah satunya. Mudah kan ?.

SWH (Shared Web Hosting)

Shared Hosting, Hosting Cloud, Hosting Dedicated atau VPS mana yang Anda pilih?

SWH adalah layanan hosting dimana anda mendapatkan sebuah account yang disana anda dapat menyimpan file website, database dan email anda, software yang familiar digunakan oleh SWH adalah cPanel dan PleskPanel kelebihan dari SWH adalah murah dan praktis namun kerugiannya adalah tingkat privasi yang kurang dan performanya dibanding anda menggunakan tipe lain dari hosting dan pada dasarnya yang diprovide oleh share web hosting adalah space.

Pada shared webhost anda tidak diperkenankan menggunakan akses root sehingga anda tidak bisa menginstall aplikasi dengan dependency unik yang tidak ada pada server tersebut, namun biasanya pengelola SWH sudah menggunakan cPanel atau PleskPanel dimana hampir support semua aplikasi terbaru dan selalu update, kekurangan lain dari SWH adalah ketika server overload atau mengalami sesuatu maka account anda disana juga terancam, karena resource yang sharing dan tidak flexible.

VPS (Virtual Private Server)

Shared Hosting, Hosting Cloud, Hosting Dedicated atau VPS mana yang Anda pilih?

VPS adalah layanan yang menyewakan server virtual, perbedaan dengan SWH adalah anda memiliki kebebasan menentukan sistem operasi dan mempunyai akses root sehingga anda dapat customize server tsebut., Layanan ini harganya umumnya sedikit di atas web hosting. Namun VPS tidak bisa mengakomodir kebutuhan koneksi privat antar server. Jadi ketika anda membutuhkan konfigurasi yang lebih optimal untuk security dan keandalan web online anda VPS tidak bisa lagi memenuhi.

Pada dasarnya SWH Merupakan bagian dari VPS, VPS dapat menginstall software panel yang dapat membagi resource menjadi SWH.

Biasanya layanan VPS yang karena umumnya infrastrukturnya terdiri dari beberapa server fisik yang di share dengan software virtualisasi sehingga bisa menampung banyak guest OS. Artinya secara kualitas tidak berbeda dengan web hosting, kelebihannya hanya anda memiliki kebebasan menentukan OS dan platformnya saja.

Cloud Computing

Shared Hosting, Hosting Cloud, Hosting Dedicated atau VPS mana yang Anda pilih?

Berbeda dengan SWH dan VPS, Cloud Computing nenawarkan fleksibilitas yang lebih, dimulai dari customization server, anda dapat dengan bebas menggunakan os apapun dan software apapun tanpa keterbatasan, selain itu cloud computing juga flexible dengan networks dan security, jika pada VPS anda tidak bisa buat system dengan aplikasi dan database tersebut melewati private networks, pada cloud computing hal tersebut sangat mudah diaplikasikan.

Untuk feature security cloud computing harusnya sudah mempunyai firewall seperti GIO Cloud anda dapat konfigurasi security tergantug kebutuhan anda, mulai dari blocking port, blocking ip address, batasi akses dan lain lain.

Keunggulan dari Cloud Computing adalah anda dapat membuat system yang support loadbalancing yang dapat membagi traffic ke setiap vmnya jika anda mempunyai website aplikasi yang sudah mature dan diakses oleh banyak orang dan system yang sudah high availability dibelakangnya.

Untuk website atau aplikasi yang kecil pun cloud computing bisa menjadi pilihan karena fleksibilitas dari cloud computing, anda dapat memulai dari yang terkecil dan ketika sudah banyak yang akses anda bisa menaikan spesifikasinya ataupun anda bisa menggunakan GioBricks yang sudah mempunyai kemampuan menyesuaikan diri sesuai dengan traffic atau yang bisa disebut dengan autoscalling.

Selain dari semua itu Cloud computing juga sudah menawarkan pay as you go, jadi anda hanya membayar apa yang anda gunakan, jika anda hanya butuh untuk development yang notabanenya tidak digunakan 24 jam nonstop kenapa anda harus membayar monthly charging?

Dedicated Server

Shared Hosting, Hosting Cloud, Hosting Dedicated atau VPS mana yang Anda pilih?

Dedicated Server merupakan layanan hosting dan anda mendapatkan satu server utuh yang bisa anda customize dan tidak dibagi ke user lain, hanya anda sendiri yang menempati server tersebut, anda hanya tinggal memilih operating systemnya dan server siap anda gunakan.

Namun biasanya untuk dedicated server anda hanya diberikan 1 buah, jika anda ingin sewa 2 dedicated server dan ingin dibuat jaringan private dibelakannya anda harus menambah switch dan untuk keperluan security harus ditambahkan firewall lagi.

Ada Pilihan Anda

Jadi begitulah; Pro dan kontra dari setiap jenis hosting. Terserah Anda untuk memutuskan apa kebutuhan Anda. Jika Anda berencana membangun platform blogging yang besar di mana ribuan orang akan berkunjung setiap bulan, Anda mungkin ingin mempertimbangkan dedicated hosting atau cloud hosting, karena permintaan yang akan Anda dapatkan.