SHARE

Banyak pembuat perangkat memamerkan dukungan untuk pengisian daya nirkabel, ada beberapa panel pengisian atau stasiun yang terlibat dan perangkat harus diletakkan di tempat. Sebenarnya, tampilannya kurang nyaman dibandingkan kabel karena kami tidak bisa menggerakkan perangkat saat melakukkan pengisian.

Untungnya, semuanya akan berubah. FCC telah menyetujui  teknologi pengisian daya power-at-a-distance yang bisa kita sebut charger nirkabel yang sebenarnya. Dikenal sebagai WhattUp, perangkat ini bisa menjangkau hingga 3 kaki (0,9 meter) jauhnya dengan mengirim listrik dalam bentuk frekuensi radio yang berseri-seri dengan bantuan pemancar Mid Field WhattUp.

 

Jika Anda ingat, sebuah startup berbasis MIT yang disebut Pi, yang menciptakan perangkat pengisian nirkabel serupa. Tapi menggunakan teknologi pengisian nirkabel berbeda berdasarkan resonansi magnetik.

 

Bila diinginkan, WhattUp secara otomatis dapat melakukkan pengisian ke beberapa perangkat (tentu dilengkapi dengan receiver) termasuk ponsel cerdas, tablet, smartwatch, keyboard, alat kebugaran, dan lain-lain. Juga mendukung pengisian nirkabel berbasis kontak yang sangat membantu untuk pengisian cepat perangkat baterai besar

Orang-orang akan memanfaatkan interoperabilitas dan menggunakan perangkat WhattUp dengan cara yang sama seperti WiFi. Berarti perangkat berkemampuan WhattUp ini akan kompatibel dengan pemancar yang dibuat oleh beberapa produsen lain.

Energous, startup berbasis San Jose di belakang teknologi pengisian nirkabel, sedang mengerjakan receiver eksternal dan inbuilt untuk perangkat. Selain pemancar Mid Field, mereka juga mengembangkan pemancar Far Field untuk mencakup ruang yang diperluas dan pemancar medan dekat dengan tenaga rendah yang dapat disematkan pada perangkat seperti laptop, dan memonitor dan mengisi periferal yang terhubung.

Saat ini, tidak ada produk komersial yang tersedia di pasaran yang mendukung WhattUp. Teknologi pengisian daya wireless power-at-a-distance pertama akan dipamerkan di CES 2018 pada bulan Januari.